Mencari Peluang Bisnis Via Google

Google melihat fenomena ini sebagai peluang untuk menciptakan konsep Micro Moment. Momen Mikro terjadi ketika orang secara tidak sadar beralih ke smartphone untuk menentukan tindakan yang harus diambil untuk mempelajari sesuatu yang baru, mereka bahkan memutuskan untuk membeli sesuatu. Micromoments telah diproduksi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Peluang Bisnis

Ada tiga momen konsumen (pengguna Google) yang terlihat di Micro Moment ini. Pertama, perilaku konsumen ketika menentukan momen apa yang ingin dia lakukan, saya ingin membuat momen. Di Indonesia, perilaku ini ditunjukkan dalam data 30 persen pemilik ponsel pintar yang menonton video online untuk mempelajari sesuatu yang baru. Di sini, ada peluang komersial yang dapat dibuat menggunakan situs video yang ada.

Jadi saya ingin membeli momen, yaitu perilaku konsumen online ketika menggunakan smartphone untuk membeli dan membandingkan produk di smartphone sebelum melakukan pembelian. Selanjutnya, saya ingin pergi saat-saat, yang mana konsumen ingin pergi untuk mendapatkan saat-saat. Konsumen juga beralih ke telepon pintar ketika mereka membutuhkan informasi bisnis lokal dan informasi lainnya.

Dengan perubahan perilaku ini, ada waktu yang tepat untuk menciptakan peluang bisnis baru menggunakan aplikasi yang ada di ponsel. Tidak hanya merek besar yang membutuhkan momen mikro, tetapi juga merek kecil. Selain itu, konsep ini mampu membangun merek baru sesuai dengan keinginan konsumen.

Berdasarkan konsep ini, baru-baru ini, Google meluncurkan aplikasi Google Bisnisku atau bisa disebut Google Bisnisku. Dengan aplikasi gratis ini, Google Indonesia melihat peluang untuk membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Dengan Google Bisnisku, pengguna aplikasi ini dapat mendaftar dan menandai bisnis mereka, termasuk informasi dan bahkan meninjau perusahaan komersial. Aplikasi ini juga tidak terbatas pada perusahaan besar, tetapi juga untuk usaha kecil.

Aplikasi ini merupakan perwujudan dari konsep Micro Moment, di mana Google melihat perilaku konsumen ketika menentukan momen apa yang ingin mereka lakukan (saya ingin membuat momen), momen apa yang ingin mereka beli (saya ingin membeli momen), dan momen apa yang mereka ingin saya kunjungi lakukan (saya ingin pergi momen). Dengan begitu, pemilik merek atau bisnis dapat mengetahui keinginan pasar dan mendapatkan momen mikro yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *